Setelah sekian lama saya tinggalkan, ternyata saya memiliki satu buah blog di host ini. Awal login, ada konfirmasi baru bahwa pemilik blog haruslah menggunakan alamat email yang berasal dari google.com.
Pada mulanya saya hendak membuat blog baru, namun saat saya ketik nama url yang saya kehendaki, ternyata sudah ada pemiliknya, selidik punya selidik, eh blog tersebut memang masih punya saya sendiri. Tanpa pikir panjang, saya ambil kepemilikan blog ini.....
Akhir kata "Hello World!" terpaksa saya ketik ulang, berhubung ini blog sudah hampir 3 tahun saya tinggalkan....
Tuesday, July 21, 2009
Wednesday, February 08, 2006
UAS....
Dari kemaren hingga ntar selasa saya UAS...... ngak bingung -bingung amet sih orang saya cuek kok....
Laporan sekitar UAS.... No 2 dapet nyontek dari husni tapi dia sendiri salah ngitung.....
No 3 cuma inget jawaban... rumusnya kagak yang akhirnya bikin saya SALAH.....
へこむ
わたし わ まだまだ。。。。
Laporan sekitar UAS.... No 2 dapet nyontek dari husni tapi dia sendiri salah ngitung.....
No 3 cuma inget jawaban... rumusnya kagak yang akhirnya bikin saya SALAH.....
へこむ
わたし わ まだまだ。。。。
Sunday, January 15, 2006
Bandung, Jawa Barat, Indonesia
Kisah bagian 1
Tahun 1985. jangan berpikir bahwa sudah banyak sedan-sedan berkeliaran, jangan berpikir ada banyak motor Honda Supra X 125cc lalu lalang, apalagi wanita-wanita cantik berada. Tahun itu merupakan tahun yang sangat diridhai oleh Allah karena pada tahun itu lahirlah seorang anak yang tak disangka akan lahir premature.
Tahun 1985, jalan-jalan masih becek tak teraspal, berlubang, tapi tak pernah kita lihat sampah berserakan. Sungai depan rumah pun masih jernih dengan air yang memancar seakan berkata “minumlah aku” meskipun tetap harus dimasak juga sih, jalan-jalan mana ada yang macet, angkot harganya masih 50 perak, permen pun 25 perak dapet 4, anak-anak masih bisa maen “ucing sumput”, bahkan surabi di pagi hari masih terasa nikmat nan luar biasa.
Anak yang lahir premature rupanya diberi ukuran yang memang semestinya “kecil”, kan kurang 2 bulan. Melewati harinya di rumah sakit di dalam inkubator tapi tetep sehat juga buktinya sekarang masih hidup. Dia lewati hari-harinya bersama orangtua tercinta walaupun kadang-kadang didampingi Nenek dan satu dua orang pembantu yang gonta-ganti habisnya ngak kuat ngurus anak rewel semata wayang. Nah dimulailah kisah dari si anak premature ini. (jreng….jreng…….).
Tak terasa 4 tahun telah terlewati dan ….. bersambung……………….
Kisah bagian 1
Tahun 1985. jangan berpikir bahwa sudah banyak sedan-sedan berkeliaran, jangan berpikir ada banyak motor Honda Supra X 125cc lalu lalang, apalagi wanita-wanita cantik berada. Tahun itu merupakan tahun yang sangat diridhai oleh Allah karena pada tahun itu lahirlah seorang anak yang tak disangka akan lahir premature.
Tahun 1985, jalan-jalan masih becek tak teraspal, berlubang, tapi tak pernah kita lihat sampah berserakan. Sungai depan rumah pun masih jernih dengan air yang memancar seakan berkata “minumlah aku” meskipun tetap harus dimasak juga sih, jalan-jalan mana ada yang macet, angkot harganya masih 50 perak, permen pun 25 perak dapet 4, anak-anak masih bisa maen “ucing sumput”, bahkan surabi di pagi hari masih terasa nikmat nan luar biasa.
Anak yang lahir premature rupanya diberi ukuran yang memang semestinya “kecil”, kan kurang 2 bulan. Melewati harinya di rumah sakit di dalam inkubator tapi tetep sehat juga buktinya sekarang masih hidup. Dia lewati hari-harinya bersama orangtua tercinta walaupun kadang-kadang didampingi Nenek dan satu dua orang pembantu yang gonta-ganti habisnya ngak kuat ngurus anak rewel semata wayang. Nah dimulailah kisah dari si anak premature ini. (jreng….jreng…….).
Tak terasa 4 tahun telah terlewati dan ….. bersambung……………….
Thursday, January 12, 2006
Subscribe to:
Posts (Atom)
